blog ini untuk siapa saja

Mengolah Foto HDR

Kamis, 12 Agustus 2010

Setelah membaca tips mengambil foto mentah HDR, sekarang saatnya anda mulai mengolah foto-foto tersebut menjadi foto HDR “matang” dengan menggunakan Photoshop. Inilah langkah-langkahnya:

1. Buka aplikasi photoshop. Klik: File > Automate > Merge to HDR > Klik Browse

2. Pilih file yang sudah disiapkan (Ctrl + klik : Win; Command + Klik : Mac), centang pada opsi Attempt to Automatically Align Source Images, lalu klik OK




3. Anda akan dibawa ke kotak dialog menu HDR, saat ini hasil kombinasi belum akan memuaskan


4. Dikotak dialog HDR, hanya ada satu setting yang perlu dilakukan yaitu setting white point pada histogram dipojok kanan atas. Jika dirasa perlu, geserlah slider di bawah histogram tersebut sampai anda puas dengan tampilan foto kemudian klik OK

5. Kita akan dibawa ke menu utama photoshop, dan gambar kelihatan makin jelek. Jangan khawatir, itu karena foto berada dalam mode 32 bit yang berada diluar kemampuan monitor kita, kita akan mengubahnya

6. Klik Image > Mode > pilih 8-bit/channels atau 16-bit/channels (jika komputer anda cukup lambat, saya sarankan pilih 8-bit)

7. Akan muncul kotak dialog lagi:




8. Dikotak pilih setting berikut:

* Method: Local Adaptation
* Klik lambang kecil disebelah kiri tulisan Toning Curve and Histogram
* Akan muncul kurva yang akan kita mainkan:
1. Klik pojok kanan atas pada histogram, lalu geserlah ke kiri sampai mendekati ujung kanan histogram
2. Klik pojok kiri bawah histogram, lalu geserlah ke kanan sampai mendekati ujung kiri histogram
* Set Radius pada 2 px, settingnya menjadi seperti dibawah:

* Klik OK

9. Simpan foto dengan Ctrl – S (win) atau Command – S (Mac) atau klik File > Save As

10. Saat kotak dialog Save As muncul, beri nama kemudian ubah format file dari PSD ke TIFF lalu klik OK

Kita akan melakukan pengolahan lanjut untuk memperbaiki hasil foto secara keseluruhan:

11. Kembali lagi ke menu utama Photoshop: Klik File > Open As

12. Saat kotak dialog muncul, pilih file yang baru saja disimpan. Kita akan mengolah file tersebut di Adobe Camera Raw, oleh karena itu kita harus melakukan langkah tambahan, caranya klik pada pop-up menu Open AS dibawah File Name kemudian pilih Camera Raw (lihat gambar di bawah)



13. Anda akan dibawa ke Adobe Camera Raw. Lakukan beberapa langkah tambahan untuk memperbaiki foto terutama warna dan kontras atau sesuai selera anda:
* Temperature pada dasarnya adalah setelan white balance, lakukan tweaking temperatur sesuai selera (misal agar langit tampak lebih biru beri nilai –4, temperatur kecil: biru dan temperatur besar: kuning)
* Recovery berguna untuk memperbaiki highlight (bagian terang) yang berlebihan supaya detailnya muncul kembali
* Saya sarankan nilai brightness dan contrast tidak perlu diubah
* Naikkan clarity untuk memperbaiki detail
* Vibrance untuk meningkatkan kontras warna

14. Setelah selesai melakukan tweaking melalui Camera Raw klik tombol Open Image di bawah

15. Hasil akhir akan dibuka di menu utama photoshop, dan selanjutnya bisa dilakukan sharpening ( Filter > Sharpen > Unsharp Mask ; amount: 120%, 1.0 untuk radius, Treshold 3) lalu klik OK

16. Atau bila anda tidak menginginkan sharpening, file bisa langsung disimpan sesuai ekstensi yang dikehendaki (JPG, TIFF atau PSD) tanpa langkah (15) diatas.. Berikut adalah contoh foto sebelum (mean exposure) dan sesudah diolah

mengambil foto DHR

Foto HDR (High Dynamic Range) adalah foto yang diperoleh dengan mengkombinasikan beberapa foto dengan tone yang bervariasi sehingga menghasilkan satu foto yang meiliki rentang tonal melebihi kemampuan asli kamera. Sebelum bisa diolah, kita harus membuat beberapa foto mentah yang memiliki eksposur yang berbeda, jumlah foto yang diperlukan adalah antara tiga sampai lima buah. Berikut adalah langkah praktisnya:

1. Karena kita akan mengggabungkan beberapa foto sekaligus, gunakan tripod supaya hasilnya tajam dan tidak berbayang

2. Set kamera di mode aperture priority (A atau Av), dengan mode ini kita memilih aperture dan kamera-lah yang menentukan shutter speed

3. Set fokus pada posisi manual focusing. Cobalah beberapa jepret untuk menentukan fokus di mode autofocus, setelah kita tentukan fokusnya, gantilah focusing ke mode manual

4. Set automatic bracketing pada kamera untuk menghasilkan 3 sampai 5 buah foto dengan shutter speed bervariasi (Nikon & canon, untuk kamera lain silahkan lihat manual):

Nikon SLR:

1. Pencet tombol Fn (posisinya di muka bagian bawah)
2. Putar command dial belakang kamera sampai kita melihat tanda bracketing di LCD atas
3. Pilih lima bracketing (atau 3 atau 4, sesuai selera)
4. Ganti posisi release mode pada continous high speed

Canon SLR:

1. Pencet dan tahan tombol Mode dan AF.Drive untuk mengaktifkan bracketing
2. Set 5 di menu Custom Functions (atau 3 atau 4, sesuai selera)
3. Set kamera di mode burst

5. Mulailah mengambil eksposur

6. Untuk pengolahannya kita bisa meng gunakan software khusus untuk HDR seperti Photomatix Pro – (gratis untuk versi demo) atau melakukannya di Photoshop…


Catatan: pilihan berapa foto yang dipakai sebenarnya tergantung kebutuhan kita. Tiga foto akan membuat proses di photoshop jauh lebih cepat dibandingkan 5, namun kalau kita memiliki 5 buah maka foto akhir yang dihasilkan akan memiliki tonal yang lebih halus.

20 Tips Komposisi Agar Foto Makin Keren

Rabu, 11 Agustus 2010

Komposisi dalam bidang seni apapun adalah ibarat selera akan makanan, semua kembali ke preferensi masing-masing. Namun begitu, ada beberapa panduan tertentu yang tak lekang waktu dan ikut di amini oleh mayoritas pelaku.

Duapuluh tips singkat komposisi untuk fotografi berikut disarikan dari beragam sumber tulisan serta buku fotografi dan semoga pembaca bisa menambah atau menguranginya dengan mengisi komentar di akhir tulisan. Isinya bukan aturan tapi panduan, karena sekali lagi komposisi adalah masalah selera.

1. Tarik perhatian ke arah subyek utama dalam foto. Manfaatkan warna, bentuk, cahaya atau garis supaya foto tampak kuat dan menyedot perhatian

2. Sederhana, makin sederhana susunan foto anda makin kuat kesan yang ditimbulkan

3. Kurangi elemen yang tidak seirama. Jika menurut anda ada elemen tertentu yang merusak irama dan keharmonisan foto, singkirkan – tutupi – atau pindahkan sudut pemotretan supaya elemen tersebut hilang istock_000009494535small
4. Penuhi seluruh isi frame dengan obyek utama. Kadang foto yang kuat kesannya adalah foto yang tanpa background sama sekali istock_000010211189xsmall
5. Jangan biarkan ruang kosong mendominasi foto 3909629229_bce2a169b5_m
6. Cek daerah disekitar garis frame, jangan biarkan ada tangan, kaki atau bagian penting obyek terpotong tanpa alasan kuat
7. Maksimalkan penggunaan point of view (titik pandang) yang menarik, jangan melulu memotret dari depan subyek istock_000003706484xsmall
8. Jangan lupa rule of third. Tarik garis imajiner yang membagi foto menjadi 9 bagian sama besar. Tempatkan obyek utama di persimpangan garis-garisnya2958127042_a5f79e9b29_o
9. Saat memotret orang, usahakan selalu agar mata berada diatas garis tengah foto istock_000003558969xsmall
10. Bagian paling terang dalam foto adalah bagian yang paling menyedot perhatian mata. Taruh obyek utama disana Sandcastle on Morro Strand State Beach, with Morro Rock visible in background, after sunset 24 Aug 2009
11. Background lah yang memperkuat kesan. Jadi jangan biarkan background mematikan obyek utama. Baca lebih jauh tentang background disini.2985066755_a23e402f28_m
12. Memotret secara horisontal memperkuat kesan lebar dan secara vertikal memperkuat kesan tinggi
13. Tajamkan mata untuk mengenali pola yang berulang, manfaatkan 22348414_9769281ba9_m
14. Tajamkan mata untuk mengenali pola simetri, manfaatkan 350058516_10387c7459_m
15. Leading line dan kurva-S selalu menyenangkan dilihat istock_000011126150xsmall
16. Untuk memotret anak-anak, jongkoklah. Sejajarkan kamera dengan mata mereka DSC_3897b
17. Hindari menaruh titik perhatian tepat ditengah-tengah foto
18. Hindari meletakkan garis horison tepat di tengah foto, usahakan horison ada di sepertiga atas atau bawahDelineated
19. Jangan biarkan garis horison menabrak bagian obyek yang penting
20. Cek, cek dan cek lagi sesaat sebelum memencet shutter. Pastikan apa yang tampak di viewfinder sesuai keinginan andaHydrant

Mungkin ada ide tambahan? silahkan tambahkan dalam komentar dibawah.

merjid raya : tertua di kendari

Selasa, 10 Agustus 2010



ramadhan tlah tiba...

ramadhan telah tiba,
bulan yang di tunggu-tunggu oleh semua ummat muslim sedunia,
dimana setiap orang berlomba-lomba mengumpulkan bekal untuk di kemudian hari,
agar nampak berbeda dimata sang khalik.

selamat berpuasa untuk semua ummat muslim di dunia....

mohon maaf lahir batin...


daru
sekeluarga...

SEX kamu berdasarkan abjad

Nama berawalan huruf A
Apa yang dilihat adalah yang didapat. Anda tidak punya kesabaran untuk bermain mata dan tak mau repot meladeni seseorang yang malu-malu kucing, manis, pura-pura sopan dan amat memikat hati. Anda adalah seseorang di garis depan. Ketika tiba saatnya berhubungan seks, tindakan adalah yang penting, dan bukan isyarat-isyarat tak jelas.


Nama berawalan huruf B
Penyuka suasana yang romantis. Anda senang menerima hadiah-hadiah sebagai tanda cinta dari pasangan. Anda ingin dimanja dan tahu bagaimana memanjakan pasangan. Anda sangat pribadi dalam menunjukkan rasa cinta dan khususnya saat bercinta. Anda akan menahan semuanya sampai segala sesuatunya sesuai dengan persetujuan Anda.


Nama berawalan huruf C
Kedekatan dan kebersamaan adalah kunci utama. Anda harus dapat bicara dengan pasangan sebelum, selama dan sesudah bercinta. Anda ingin obyek kasih sayang Anda dapat diterima secara sosial dan kelihatan ganteng/cantik. Anda melihat kekasih sebagai teman dan pendamping. Anda adalah orang yang sangat seksi dan sensual, butuh seseorang untuk menghargai dan hampir memuja diri Anda. Ketika ini tidak tercapai, Anda mampu untuk pergi dalam jangka waktu yang lama, tanpa melakukan aktivitas seksual.

Nama berawalan huruf D
Penuh semangat untuk mengejar target 'sasaran'. Anda tak menyerah dengan mudah. Anda adalah orang yang sangat ngemong dan peduli bila orang lain punya masalah. Anda adalah orang yang sangat seksi, bergairah, setia dan penuh semangat dalam membina hubungan meski kadang posesif dan pencemburu. Seks bagi Anda adalah hal menyenangkan yang harus dinikmati. Anda terdorong oleh hal eksentrik dan tak biasa, bebas dan terbuka.

Nama berawalan huruf E
Jika teman kencan Anda bukan pendengar yang baik, hubungan Anda bisa buruk. Pasangan Anda harus menarik secara intelektual. Jika tidak, Anda tak akan tertarik secara seksual padanya. Anda butuh teman untuk seorang kekasih sekaligus pendamping untuk teman tidur. Anda membenci ketidakharmonisan dan gangguan, tetapi menikmati perdebatan sesekali ketika tampak membuat hal-hal menjadi rusuh.

Nama berawalan huruf F
Senang main mata. Tetapi sekali berkomitmen, Anda sangat setia pada pasangan. Anda sensual, seksi dan bergairah secara pribadi. Di muka publik Anda tampak senang pamer, mewah dan gagah. Anda terlahir sebagai orang romatis. Adegan cinta dramatis adalah fantasi favorit Anda di masa silam. Anda adalah kekasih yang amat baik hati.


Nama berawalan huruf G

Anda hanya menanggapi kekasih yang secara intelektual sama atau lebih dan orang yang dapat meningkatkan status. Anda orang yang sensual dan tahu bagaimana meraih puncak stimulasi erotis, karena Anda mengerjakannya dengan amat cermat. Anda dapat menjadi seseorang yang amat aktif secara seksual, ketika menemukan waktu yang tepat. Tugas-tugas dan tanggung jawab mengatasi hal-hal lain. Anda mungkin sulit dekat secara emosi pada seorang kekasih, tetapi tidak kesulitan dekat secara seksual.


Nama berawalan huruf H
Sosok kekasih yang sensual dan sabar. Anda sangat baik terhadap kekasih, terutama saat menjalani komitmen. Hadiah-hadiah Anda sebenarnya merupakan investasi bagi pasangan. Sebelum menjalani komitmen, Anda cenderung berhemat dan berhati-hati terhadap pengeluaran dan kebiasaan berkencan serta sama hati-hatinya dengan keterlibatan secara seksual.

Nama berawalan huruf I
Mudah bosan sehingga membutuhkan petualangan dan perubahan seksual. Anda menikmati kemewahan, sensualitas dan kenikmatan ragawi. Anda mencari kekasih yang tahu apa yang dikerjakan. Anda tidak tertarik pada seorang amatir kecuali amatir yang membutuhkan seorang tutor. Anda cerewet dan menghabiskan banyak tenaga untuk membuat keinginan terpenuhi. Anda butuh eksperimen dan mencoba mode baru untuk kegiatan seks. Anda lebih sensual daripada seksual, tetapi kadang menurun menjadi terlalu bernafsu.


Nama berawalan huruf J
Memiliki pasangan adalah hal yang sangat penting bagi Anda. Anda bebas dalam menyatakan cinta dan ingin mengambil kesempatan, mencoba pengalaman seks dan pasangan baru, membuat semuanya terasa enak. Otak memicu Anda, sehingga Anda harus merasa bahwa pasangan mendorong secara intelektual. Bila tidak, Anda akan kesulitan menjaga hubungan dengannya. Anda membutuhkan cinta, disayang, dan makan malam bersama untuk tahu bahwa Anda dihargai.

Nama berawalan huruf K
Tak ada kata lain : Anda benar-benar luar biasa dan mengagumkan.

Nama berawalan huruf L
Tulus, penuh kasih, penuh nafsu dan mimpi. Anda mengakhiri hubungan atau berhenti menarik hati orang yang punya masalah tak biasa. Anda melihat diri sendiri sebagai penyelamat kekasih. Anda mudah jatuh cinta. Anda berfantasi dan terdorong oleh film dan majalah. Anda tidak mengatakan rahasia hidup, apalagi fantasi seksual Anda, kepada orang lain.

Nama berawalan huruf M
Emosional dan bersemangat. Ketika terlibat dalam sebuah hubungan, Anda melempar seluruh diri Anda di dalamnya. Tak ada yang bisa menghentikan Anda, tak ada satu palang pun yang menghalangi Anda. Anda habis-habisan dan mengidamkan seseorang yang sama penuh kasih dan bersemangat. Anda percaya pada kebebasan seksual total. Anda ingin mencoba semua.

Nama berawalan huruf N
Payah di tempat tidur.

Nama berawalan huruf O
Anda sangat tertarik terhadap kegiatan seksual, tetapi sangat tertutup dan malu mengakui hasrat ini. Anda dapat mengarahkan banyak dari energi seksual itu untuk menghasilkan uang dan atau mencari kekuasaan. Anda dengan mudah dapat memperpanjang periode lajang Anda. Anda penuh kasih, penuh gairah, pecinta seks menuntut hal yang sama dari pasangan.

Nama berawalan huruf P
Sangat memperhatikan norma sosial. Anda tak akan memikirkan melakukan sesuatu yang membahayakan citra atau reputasi. Penampilan itu penting, oleh karenanya Anda membutuhkan pasangan yang kelihatan tampan/cantik. Anda juga butuh pasangan yang pandai. Anehnya, Anda kadang memandang pasangan sebagai musuh untuk mendorong getaran seks. Anda relatif bebas dari gangguan seksual.

Nama berawalan huruf Q
Butuh aktivitas dan dorongan konstan. Anda punya banyak sekali energi fisik. Tidak mudah bagi seorang pasangan untuk tetap bersama dengan Anda, baik secara seksual maupun hal lain. Anda adalah kekasih yang antusias dan cenderung tertarik pada orang dari kelompok etnis lain. Anda butuh roman, jantung hati dan bunga dan banyak perbincangan untuk menaikkan gairah dan berlanjut ke kegiatan seks.

Nama berawalan huruf R
Logis dan sangat berorientasi pada tindakan. Anda butuh seseorang yang dapat mengikuti langkah dan secara intelektual menyamai, lebih cerdas lebih baik. Anda menjadi bergairah lebih cepat karena dorongan pikiran dibanding badan yang indah. Namun ketertarikan fisik amat penting bagi Anda. Anda harus merasa bangga pada pasangan. Secara pribadi Anda sangat seksi tapi Anda tak meminta, Anda ingin berlaku sebagai guru.

Nama berawalan huruf S
Sangat tertutup dan pemalu. Anda sangat seksi, sensual dan bergairah tetapi tak membiarkan hal ini. Hanya dalam keintiman pribadi Anda membiarkan alam membuka rahasia Anda. Ketika seks menjadi hal fundamental, Anda adalah seorang ahli. Anda tahu semua trik kecil, dan sanggup bersandiwara atau bermain-main dan membuat kehidupan cinta menjadi sangat serius. Anda punya kesabaran untuk menunggu orang yang tepat.

Nama berawalan huruf T
Sensitif dan pasif. Anda menyukai pasangan yang mengambil pimpinan. Musik, lampu temaram dan pikiran romantis menaikkan gairah Anda. Anda berfantasi tetapi tidak mudah jatuh cinta. Ketika sedang kasmaran, Anda romantis, idealis, menggelegak dan amat bersemangat. Anda menikmati saat pikiran dan perasaan terdorong, terangsang dan tergoda. Anda adalah orang yang mahir dalam bermain mata.

Nama berawalan huruf U
Antusias dan idealis. Ketika tidak sedang jatuh cinta, Anda jatuh cinta dengan cinta itu sendiri dan selalu mencari seseorang untuk dipuja. Anda melihat roman sebagai tantangan. Anda adalah seorang penjelajah dan butuh petualangan, kehebohan dan kebebasan. Anda hanya berurusan dengan hubungan yang potensial. Anda merasa nikmat memberi hadiah dan nikmat melihat pasangan terlihat cantik/tampan.

Nama berawalan huruf V
Individualis dan butuh kebebasan. Anda menunggu sampai kenal seseorang dengan baik sebelum berkomitmen. Mengenal seseorang berarti menjiwainya. Anda merasa butuh mengerti isi kepalanya untuk mengerti apa yang membuatnya bergerak. Anda tertarik pada orang bertipe eksentrik. Seringkali ada perbedaan usia antara Anda dan pasangan.

Nama berawalan huruf W
Tekun dan menikmati percumbuan.Ego Anda dipertaruhkan. Anda romantis, idealis dan sering jatuh cinta dengan cinta itu sendiri dan tidak melihat pasangan sebagai dirinya sendiri. Anda merasa benar-benar melemparkan seluruh diri Anda ke dalam hubungan. Tak ada yang terlalu baik untuk pasangan.

Nama berawalan huruf X
Mudah bosan. Anda dapat berpacaran dengan lebih dari satu orang dengan mudah. Anda tak dapat mematikan pikiran. Anda terus bicara selagi bercinta. Anda punya hubungan cinta yang hebat, semuanya oleh diri sendiri dan di dalam kepala.

Nama berawalan huruf Y
Seksi, sensual dan sangat mandiri. Bila tak mendapatkannya dengan cara Anda sendiri, Anda menghentikan segala sesuatunya. Anda ingin mengontrol hubungan yang tidak selalu berjalan dengan baik. Anda merespon dorongan fisik, menikmati sentuhan di leher dan menghabiskan berjam-jam hanya untuk menyentuh, merasakan dan mengeksplorasi. Namun jika Anda menghabiskan waktu mencari uang, Anda akan menghentikan kesenangan ragawi ini sementara waktu.

Nama berawalan huruf Z
Bisnis dulu, baru seks. Jika Anda diganggu urusan karir, bisnis atau urusan uang, Anda akan susah untuk rileks dan mendapat mood untuk bercinta. Anda idealis romantis terhadap tanggung jawab dan merasa harus sangat sensual. Anda tak pernah kehilangan kontrol terhadap emosi. Anda sangat hati-hati sebelum memberikan hati dan tubuh untuk urusan satu ini.

kemana perginya hati nurani???

Senin, 09 Agustus 2010

PEJABAT Jakarta seperti ditampar. Seorang warganya harus menggendong mayat anaknya karena tak mampu sewa mobil jenazah.

Penumpang kereta rel listrik (KRL) jurusan Jakarta - Bogor pun geger

Minggu (5/6). Sebab, mereka tahu bahwa seorang pemulung bernama Supriono (38 thn) tengah menggendong mayat anak, Khaerunisa (3 thn).
Supriono akan memakamkan si kecil di Kampung Kramat, Bogor dengan menggunakan jasa KRL. Tapi di Stasiun Tebet, Supriono dipaksa turun dari kereta, lantas dibawa ke kantor polisi karena dicurigai si anak adalah korban kejahatan. Tapi di kantor polisi, Supriono mengatakan si anak tewas karena penyakit muntaber. Polisi belum langsung percaya dan memaksa Supriono membawa jenazah itu ke RSCM untuk diautopsi.

Di RSCM, Supriono menjelaskan bahwa Khaerunisa sudah empat hari terserang muntaber. Dia sudah membawa Khaerunisa untuk berobat ke Puskesmas Kecamatan Setiabudi. “Saya hanya sekali bawa Khaerunisa ke puskesmas, saya tidak punya uang untuk membawanya lagi ke puskesmas, meski biaya hanya Rp 4.000,- saya hanya pemulung kardus, gelas dan botol plastik yang penghasilannya hanya Rp 10.000,- per hari”. Ujar bapak 2 anak yang mengaku tinggal di kolong perlintasan rel KA di Cikini itu.
Supriono hanya bisa berharap Khaerunisa sembuh dengan sendirinya. Selama sakit Khaerunisa terkadang masih mengikuti ayah dan kakaknya, Muriski Saleh (6 thn), untuk memulung kardus di Manggarai hingga Salemba, meski hanya terbaring digerobak ayahnya.

Karena tidak kuasa melawan penyakitnya, akhirnya Khaerunisa menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (5/6) pukul 07.00.
Khaerunisa meninggal di depan sang ayah, dengan terbaring di dalam gerobak yang kotor itu, di sela-sela kardus yang bau. Tak ada siapa-siapa, kecuali sang bapak dan kakaknya. Supriono dan Muriski termangu. Uang di saku tinggal Rp 6.000,- tak mungkin cukup beli kain kafan untuk membungkus mayat si kecil dengan layak, apalagi sampai harus menyewa ambulans. Khaerunisa masih terbaring di gerobak. Supriono mengajak Musriki berjalan menyorong gerobak berisikan mayat itu dari Manggarai hingga ke Stasiun Tebet, Supriono berniat menguburkan anaknya di kampong pemulung di Kramat, Bogor. Ia berharap di sana mendapatkan bantuan dari sesama pemulung.

Pukul 10.00 yang mulai terik, gerobak mayat itu tiba di Stasiun Tebet.
Yang tersisa hanyalah sarung kucel yang kemudian dipakai membungkus jenazah si kecil. Kepala mayat anak yang dicinta itu dibiarkan terbuka, biar orang tak tahu kalau Khaerunisa sudah menghadap Sang Khalik. Dengan menggandeng si sulung yang berusia 6 thn, Supriono menggendong Khaerunisa menuju stasiun. Ketika KRL jurusan Bogor datang, tiba-tiba seorang pedagang menghampiri Supriono dan menanyakan anaknya. Lalu dijelaskan oleh Supriono bahwa anaknya telah meninggal dan akan dibawa ke Bogor spontan penumpang KRL yang mendengar penjelasan Supriono langsung berkerumun dan Supriono langsung dibawa ke kantor polisi Tebet. Polisi menyuruh agar Supriono membawa anaknya ke RSCM dengan menumpang ambulans hitam.

Supriono ngotot meminta agar mayat anaknya bisa segera dimakamkan.
Tapi dia hanya bisa tersandar di tembok ketika menantikan surat permintaan pulang dari RSCM. Sambil memandangi mayat Khaerunisa yang terbujur kaku. Hingga saat itu Muriski sang kakak yang belum mengerti kalau adiknya telah meninggal masih terus bermain sambil sesekali memegang tubuh adiknya. Pukul 16.00, akhirnya petugas RSCM mengeluarkan surat tersebut, lagi-lagi Karen atidak punya uang untuk menyewa ambulans, Supriono harus berjalan kaki menggendong mayat Khaerunisa dengan kain sarung sambil menggandeng tangan Muriski. Beberapa warga yang iba memberikan uang sekadarnya untuk ongkos perjalanan ke Bogor.

Para pedagang di RSCM juga memberikan air minum kemasan untuk bekal Supriono dan Muriski di perjalanan.

Psikolog Sartono Mukadis menangis mendengar cerita ini dan mengaku benar-benar terpukul dengan peristiwa yang sangat tragis tersebut karena masyarakat dan aparat pemerintah saat ini sudah tidak lagi perduli terhadap sesama. “Peristiwa itu adalah dosa masyarakat yang seharusnya kita bertanggung jawab untuk mengurus jenazah Khaerunisa. Jangan bilang keluarga Supriono tidak memiliki KTP atau KK atau bahkan tempat tinggal dan alamat tetap. Ini merupakan tamparan untuk bangsa Indonesia”, ujarnya.

Bisakah kita lebih peka dan berempati apabila melihat kejadian seperti ini, atau kita akan tetap sama dengan orang lain yang tidak peduli dengan keadaan rakyat miskin...


sumber : forward milis by pendoks.

Ketika aku lahir, aku hitam
Ketika aku besar nanti, aku hitam
Ketika saya pergi di Sun, aku hitam
Ketika aku takut, aku hitam
Ketika saya sakit, saya hitam
Dan ketika aku mati, aku masih hitam
Dan kau putih sesama
Ketika Anda lahir, Anda merah muda
Ketika Anda dewasa, Anda putih
Jika Anda pergi di bawah sinar matahari, Anda merah
Bila Anda dingin, Anda biru
Bila Anda takut, Anda kuning
Ketika Anda sakit, Anda hijau
Dan ketika Anda mati, Anda kelabu

Dan kau memanggilku berwarna?

puisi dari anak afrika
Puisi ini dinominasikan oleh PBB sebagai puisi terbaik tahun 2008,

Programming TV

Selasa, 10 Februari 2009

TV Station’s Programming

Televisi Komersial
Karena TV Komersial harus responsif terhadap kebutuhan pemasang iklan; maka seluruh elemen kesuksesan diukur dari jumlah pemirsa yang mampu diraih. Tetapi terkadang ada juga tujuan-tujuan sosial (altruistic) dikedepankan oleh stasiun televisi komersial.

Tujuan Programing
Ada beberapa tujuan untuk setiap program televisi:
Jangkauan Pemirsa yang sebesar mungkin
Target audience yang spesifik
Prestige
Penghargaan
Kepentingan lokal ataupun nasional

Jangkauan Pemirsa yang sebesar mungkin:
Televisi adalah media massa dan sejauh ini telah menjadi sarana pemenuhan “waktu luang” sebuah bangsa.
Ini juga telah menjadi alat pemasaran yang efektif. Sebuah perusahaan menghabiskan ratusan juta hingga milyar rupiah untuk “merangsang” kebutuhan pemirsa terhadap produk-produk yang dijajakan.
Untuk itu, tujuan dari hampir seluruh program adalah menarik sebanyak mungkin pemirsa. Makin banyak pemirsa, makin tinggi rate (nilai) slot iklan, makin tinggi pendapatan, makin tinggi keuntungan. Singkatnya tidak ada pemirsa, tidak ada iklan, tidak ada keuntungan, tidak ada penyiaran.

Target audience yang spesifik:
Sebenarnya para broadcaster atau pengiklan lebih tertarik untuk meraih segmen pemirsa yang terbatas ketimbang jangkauan yang sangat luas.
Sebagai contoh: sebuah produsen mobil mewah memiliki target audience untuk iklannya adalah laki-laki; dari kelompok SES A + . Tujuan pemasaran iklan ini mungkin lebih tepat melalui acara “Turnamen Golf” ketimbang drama komedi yang pemirsa utamanya adalah perempuan dan anak-anak.
Dalam konteks ini memang para broadcaster harus sangat hati-hati dalam mengatur jadwal program untuk tujuan-tujuan khusus para sponsor. Karena secara demografis, fokus yang kelewat ketat secara substansial mempunyai resiko mengurangi jumlah pemirsa.


Prestige

Terkadang broadcaster dari TV Komersial juga mempunyai keinginan untuk mengetengahkan program-program untuk menaikkan prestise stasiun TV itu sendiri. Program acara dokumenter, konser musik tradisional, pertunjukkan teater yang berkualitas, cenderung memiliki penonton yang relatif kecil tetapi biasanya mendapatkan review yang apresiatif dari banyak pihak.

Beberapa broadcaster menganggap ini merupakan kewajiban social mereka, tetapi banyak juga karena alasan-alasan praktis dalam rangka public relation. Terlepas dari beragam motivasi dibelakangnya; hal ini jarang dilakukan tetapi diterima sebagai tambahan dalam jadwal siaran.

Penghargaan
Penghargaan-penghargaan dianugerahkan pada program-program yang mempunyai tingkat pencapaian yang “excellence”. Para broadcaster yang ditugasi secara khusus dalam produksi-produksi yang prestisius biasanya juga selalu mencari pengakuan yang berbentuk penghargaan.
Penghargaan ini merupakan bagian tidak terpisah dari tujuan untuk menaikkan “status” dari stasiun TV yang bersangkutan.

Kepentingan lokal ataupun nasional
Setiap pasar mempunyai perhatian terhadap apa yang terjadi di wilayahnya. Tanggungjawab broadcaster adalah mempersembahkan program yang ditujukan untuk mengangkat masalah-masalah di wilayah tersebut. Kadang ini sebuah kebijakan sosial dari perusahaan, tapi terkadang ini memang sebuah kebutuhan.

Ketika terjadi bencana alam, seperti banjir atau gempa bumi menghantam satu wilayah, media memiliki kewajiban untuk memberikan sebanyak mungkin informasi dan bantuan kepada anggota masyarakat sebisa mungkin.

Hal ini hanya kadang-kadang terjadi tetapi dari awal harus dijadikan bagian dari tidak terpisahkan dari tujuan media penyiaran itu sendiri.

Mendekati Pemirsa

Setelah para perancang program berhasil mengidentifikasi beberapa tujuan; mereka harus memilih cara bagaimana pemirsa dapat diraih. Ada 2 bentuk dasar yang kemudian harus dipilih: Information and Entertainment!

Information:
1. Current up-to-date report of events (hard news)
2. Combination of facts, gossip, and opinion (soft news)

Entertainment:
1. Music
2. Comedy
3. Drama


Hard News

Dari tahun ke tahun hasil-hasil penelitian atau survey menunjukkan bahwa TV semakin diandalkan masyarakat sebagai sumber berita. Dan medium ini semakin disukai dan dipercaya terutama ketika pemirsa mengikuti berita-berita yang bermuatan konflik. Banyak Stasiun TV kemudian menginvestaikan modal dan waktunya untuk menyediakan pelayanan berita yang komprehensif.

Contoh:
Bagaiamana siaran berita TV menjadi sumber penting ketika terjadi peristiwa Mei 1998 (naik sekitar 11 % pendapatan iklannya ketika media lain mengalami penurunan).


Soft News
Umat manusia selalu punya kecenderungan serba ingin tahu. Ingin tahu apa yang terjadi pada orang lain atau apa yang terjadi dalam diri mereka sendiri. Programmer yang baik selalu memanfaatkan rasa ingin tahu ini untuk memperbesar pemirsanya. Talkshow, gossip show, magazine show, dibuat memang untuk melayani kebutuhan informasi, ringan, dan sedikit menghibur.


Entertainment

Drama
Kebanyakan drama televis sebenarnya terdiri dari rumusan tiga hal: sex, money dan kekuasaan. Ini rumusan konvensional tetapi masih tetap efektif hingga kini; pembaruan mungkin hanya pada struktur bercerita, tata sinematografi, editing, artistik dan fashion.

Comedy
Acara komedi dibutuhkan pemirsa dalam rangka “lari” dari situasi-situasi tegang, jenuh dan semacam sarana relaksasi. Acara komedi yang paling sering digunakan oleh dunia pertelevisian adalah sitcom (komedi situasi). Beberapa karakter utama ditempatkan pada situasi-situasi berbeda, meresponnya, menciptakan peristiwa “lucu” sehingga keseluruhan cerita dapat berjalan dengan mulus.

Music
Musik adalah bahasa dunia dan fundamental dalam kehidupan. Jadi siapapun pemirsa anda, pasti musik merupakan bagian dari hidup mereka.


Dua Bentuk Dasar Programming

Semua program, terlepas dari tujuan dan kebutuhan masing-masing; pada dasarnya dibagi dalam 2 kategori bentuk:

Format-dominant
Konsep dari pertunjukkan adalah kunci suksesnya; para pengisi acara dipilih berdasarkan kebutuhan dari ide dasar acara tersebut.

Contoh:
Contoh klasik dari format-dominat ini adalah seri televisi “Hercules”. Cerita dikembangkan untuk mempertunjukkan kemampuan fisik yang luar biasa ketimbang “kekuatan” karakter di dalam pribadi tersebut. Oleh karena itu peran yang dibutuhkan adalah bintang yang atletis.

Terkadang sebuah acara dimulai dengan konsep format-dominant; tetapi kemudian waktu demi waktu berkembang menjadi star-dominat karena kemampuan sang bintang memasukkan “sentuhan pribadinya” ke dalam acara. Contoh Famili 100


Star-dominant
Bintang pengisi acara adalah kunci sukses; format disusun atau didesain sedemikian rupa berdasarkan keterampilan dan personalitas dari bintang utamanya.

Contoh:
Cosby Show, Rosseane, Oprah Winfrey Show, dll





Pengembangan Program

Sukses dari banyak stasiun televisi, sebagian besar ditentukan oleh kualitas dari program-programnya. Tidak ada satu metode tunggal dalam rangka pengembangan show atau series di televisi, tetapi ada semacam tradisi yang kemudian menjadi kebiasaan dalam industri ini.

Program Televisi tumbuh dari berbagai sumber ide yang fantastis seperti: peristiwa-peristiwa dalam berita, isu-isu social, kepribadian seseorang, hubungan dalam keluarga, fashion dan trends, buku, mainan atau imajinasi seorang penulis.

Ada perjalanan panjang. Mulai dari ide mulai dihasilkan hingga program itu diproduksi; dan hanya ide yang benar-benar punya nilai lebih dan teruji kemudian dikembangkan lebih lanjut. Terkadang ini membutuhkan waktu dan uang yang besar sebelum ide tersebut benar-benar punya nilai jual.

Beberapa ide dihasilkan dan dikembangkan dari dalam organisasi sendiri, tetapi ada juga yang disumbangkan oleh orang dalam maupun orang luar. Tetapi pengembangang selalu dilakukan oleh production house di luar.


Treatment & Scripts

Setelah ide dibahas dan dikembangkan sedemikian rupa, maka kelanjutannya harus ditulis sesuai dengan kebutuhan sebuah produksi audio visual.

Treatment
Adalah garis besar script yang memperlihatkan plot scene demi scene; menyediakan informasi yang cukup mengenai kepribadian karakter, interaksi antara karakter dan semua hal yang menunjukkan production look-nya, budget kasar termasuk anggaran set, lokasi, kostum, special effects dan lain-lain. Treatment ini juga termasuk beberapa contoh dialog di dalamnya.

Script
Script merupakan bentuk lebih lengkap dari treatment; memperlihatkan breakdown scene demi scene, perintah di atas panggung, dan semua dialog yang ada.


Departemen Program

1. Local Acquisition
2. Foreign Acquisition
3. In House Production


Program Informasi

Kebanyakan program-program informasi seperti news, magazine show, talkshow dan dokumenter diproduksi sendiri (in house production) oleh divisi news sebuah stasiun televisi.

Ide untuk berbagai program ini biasanya datang dari :
1. eksekutif divisi news
2. program development executive
3. producer

Biasanya ide ini secara teoritis merupakan hasil diskusi diantara orang news sendiri. Mereka membuat garis besarnya. Kemudian ada yang bertugas membuat semacam proposal yang lebih lengkap termasuk budget. Terakhir ide tersebut kemudian dipresentasikan pada atasan yang lebih tinggi (yang bertugas mengontrol budget dan penggunaan air time). Setelah menerima approval barulah program tersebut dapat diproduksi.


Program Scheduling

Untuk mengembangkan master plan ini terkait langsung dengan potitioning dari stasiun TV yang bersangkutan. Ini akan menjadi dasar pengembangan schedule program bulanan atau 3 bulanan.

Pilihan program dan time slot sangat tergantung pada hal-hal berikut ini:
Pola dan Kebiasaan Menonton
Program pesaing di stasiun TV lain; pada waktu yang sama
Rating
Riset kualitatif (suka atau tidak suka, genre, dll)
Tujuan program


Prime Time Scheduling Strategies

Lead Off
Hampir semua pengatur jadwal program selalu menggunakan strategi ini, yakni sejak siaran malam selalu dibuka dengan program yang kuat. Pertunjukkan prime time yang awal sangat menentukan situasi malam keseluruhan. Bisa menang atau kalah secara keseluruhan di malam itu.

Lead in
Hampir mirip dengan Lead off; tetapi strategi ini menempatkan program yang kuat (misalnya sinetron) sebelum program yang lemah atau berita. Diharapkan program yang kuat ini mampu membawa pemirsa sampai pada program berikutnya.

Hammocking
Penempatan sebuah acara yang sangat populer di antara 2 acara baru dan kurang popular sehingga menciptakan alur tontonan (audience flow).

Blocking
Membuat blocking program; artinya menempatkan sebuah program baru diantara satu kumpulan drama atau sitcom yang sudah lebih dulu dikenal untuk memenuhi satu malam tertentu. Teorinya kalau pemirsa sudah nyaman dengan satu drama atau sitcom; dia akan terus nyaman dengan drama atau sitcom berikutnya.

Tent Polling
Merupakan alternatif dari hammock. Setiap stasiun focus pada satu sentral, yakni menayangkan show yang kuat di satu malam yang lemah. Acara ini diharapkan mampu menjadi jangkar untuk acara sebelum dan sesudahnya.

Bridging
Strategi ini tidak biasa digunakan oleh stasiun TV. Ada dua jenis bridging:

Yang pertama adalah menggunakan program yang durasinya panjang (1 sampai 1,5 jam) mulai dari sore hingga masuk ke jam prime time. Strategi ini riskan karena strategi Lead of yang terbukti lebih efektif.

Yang kedua adalah menempatkan program pada jam-jam yang tidak biasa; sehingga melewati jam mulai dan jam akhir program di stasiun lain. Ini dimaksudkan untuk menghindari persaingan langsung antara program.

Counterprogramming
Program dijadwalkan untuk seluruh pemirsa yang juga menjadi target dari kompetitor; sehingga harus sangat kuat dan ada sesuatu yang lain yang ditawarkan program kita dibandingkan program sejenis di stasiun lain. Banyaknya jumlah program yang kompetitif membuat strategi ini kurang efektif.

Stunting
Ini termasuk penjadwalan khusus, misalnya menambahkan bintang tamu pada serial reguler, membuat promosi yang tidak biasa, mengubah durasi menjadi lebih panjang, dll. Ini hanya bisa dilakukan sekali-sekali mengingat biaya yang kadang lebih besar dan tidak bisa terus menerus.

prinsip editing

Selasa, 27 Januari 2009


DIMENSI EDITING
Hakekat/inti dr dimensi editing adalah KETERHUBUNGAN. Sebuah shot apabila disambung dengan shot lain, maka pasti kedua shot tersebut memiliki HUBUNGAN, baik secara grafis, ritmis (irama), spasial (ruang) dan temporal (waktu).
* Sambungan shot-shot dalam film-film naratif memiliki keempat dimensi/hubungan tersebut, sementara dalam film-film abstrak atau film-film atau film-film non-figuratif (tak ada tokohnya, jadi tak bercerita) hanya memiliki dimensi grafis dan ritmis saja.

1 Dimensi Grafis
* Setiap shot pasti punya nilai grafisnya, taitu:
- garis
- bentuk
- cahaya
- warna
- gerak (bisa gerak subyek, gerak kamera ataupun gerak kombinasi subyek dan kamera)

* Maka bila sebuah shot disambung dengan shot lain PASTI ada hubungan grafis. Hubungan/dimensi grafis yang terjadi bisa berupa graphic match ataupun graphic contrast.
2 Dimensi Ritmis

* Sebuah shot disambung dengan shot lain PASTI ada hubungan ritmis (irama).
* Irama yang ada dalam film-film itu sebenarnya ada 2 jenis, yaitu:
- IRAMA INTERNAL: yaitu irama yang ada di dalam setiap shot itu sendiri
- IRAMA EKSTERNAL: yaitu irama yang dihasilkan oleh persambungan 2 shot atau lebih

* IRAMA INTERNAL terjadi di setiap shot karena di setiap shot itu ada:
- Frame size/type of shot (ukuran besar gambar/frame)
- Gerak (gerak subyek, gerak kamera, gerak kombinasi subyek dan kamera)
- Suara (dialog, efek dan musik)

* IRAMA EKSTERNAL terjadi ketika ada sambungan dan dipengaruhi oleh:
- Durasi shot (panjang pendeknya shot)
- Metode penyambungan (cut-to-cut atau optical effect spt dissolve, fade, dsb)

* IRAMA EKSTERNAL ini bisa kita (pembuat film/sineas) buat berbagai jenis dengan mengatur panjang-pendeknya shot (durasi). Jenis-jenis irama tersebut adalah:
- irama konstan: yaitu dengan cara membuat shot-shot yang disambung berukuran (berdurasi) sama
- irama dipercepat (akselerasi): yaitu dengan cara membuat shot-shot yang disambung ukurannya makin lama makin pendek
- irama diperlambat: yaitu dengan cara membuat shot-shot yang disambung ukurannya makin lama makin panjang
- irama tak beraturan: yaitu dengan cara membuat shot-shot yang disambung ukurannya berubah-ubah secara tak beraturan

* Keempat jenis irama yang dihasilkan oleh durasi ini, mungkin saja bisa dilakukan juga oleh shot itu sendiri, misalnya dengan gerak kamera, tetapi tentu tidak semudah yang dilakukan oleh mengatur durasi shot
3 Dimensi Spasial
* Dengan editing, media film adalah media yang paling efektif dalam menciptakan ruang yang sesuai dengan yang ingin dibentuk oleh pembuat filmnya.

* Melalui editing pula, bisa dihubungkan RUANG DALAM REALITA dengan RUANG DALAM FILM (ruang buatan/artifisial). Juga antara yang interior dan eksterior. Contoh film Hitchcock “The Birds”

* Ketersambungan antara 2 shot atau lebih yang bisa menciptakan ruang baru yang ada di dalam kepala penonton itu disebut sebagai koeksistensi spasial (ruang yang berdampingan)

4 Dimensi Temporal

* Dengan editing pula, film paling mampu “mempermainkan” (memanipulasi) waktu penceritaan
* Waktu penceritaan (time of the story) dibagi 3 unsur:
- Urutan
- Durasi
- Frekuensi

* URUTAN
Waktu penceritaan bisa memiliki struktur waktu yang:
- berurutan (linear)
- tak berurutan (non-linear), bisa dilihat dengan adanya flashback maupun flashforward

* DURASI
Panjang-pendeknya waktu penceritaan berdasarkan kebutuhan dramatisasi cerita. Maka dalam durasi cerita bisa saja dibuat:
- waktu penceritaan diperpendek, yaitu waktu penceritaan hanyalah memperlihatkan waktu peristiwa yang perlu/penting diperlihatkan untuk penonton saja sehingga sebenarnya ada waktu yang hilang. Biasa disebut juga dengan ELIPSIS atau penghilangan waktu yang tak diperlukan
- waktu penceritaan diperpanjang, yaitu waktu penceritaan ditambah panjangnya dari waktu yang sebenarnya sebuah peristiwa terjadi untuk kebutuhan dramatisasi cerita. Hal ini bisa juga EKSPANSI atau pemanjangan waktu penceritaan.

Editing eliptis tersebut di atas bisa didapat dengan cara:
- optical effect
- dengan frame kosong
- cutaway
- jumpcut

Note: kalau tidak melalui editing, tapi ingin mencapai elipsis waktu, bisa dilakukan dengan mem-fast-motion-kan shot itu sendiri

Sementara ekspansi waktu tersebut di atas bisa didapat dengan cara:
- slowmotion
- freeze-frame
Atau kalau dengan editing, bisa dilakukan pemanjangan (ekspansi) waktu penceritaan dg:

* FREKUENSI

Yaitu suatu pengulangan suatu aksi untuk kebutuhan dramatisasi (seperti adegan ledakan, atau benda/tokoh yang jatuh) ataupun penyampaian suatu maksud tertentu (seperti dalam film Pierre, Le Fout/Pierre, the Crazy, dari Godard), sehingga menciptakan waktu penceritaan yang lebih panjang.

Where is The Miracle

Selasa, 13 Januari 2009






The Real Terorism (Something you are not see on TV)

Adobe Premiere Pro CS3 Level 1: Capture

Selasa, 30 Desember 2008



Talented Pixie is a unique production house producing excellent e-learning tutorials for the creative and education industry. Concentrating on Quark, Apple and Adobe products the company has produced over 400 tutorials and is continuing to develop more daily.

Each software subject has been divided up into 5-10 minute videos allowing people to access the training quickly and easily: dispensing of the need for laborious manuals. The high quality sound and graphics makes them a joy to watch.

In this training video, host Tom Mavro-Michaelis covers the basic capture process in Adobe Premiere Pro CS3. He shows how to access the capture controls, how to control the tape, work with the jog and shuttle control, and so forth. He also shows how to preview the tape, fast forward and rewind, pausing the tape using the space bar, and using the jog controller.


Premiere CS3 level 1: Applying effects


Talented Pixie is a unique production house producing excellent e-learning tutorials for the creative and education industry. Concentrating on Quark, Apple and Adobe products the company has produced over 400 tutorials and is continuing to develop more daily.

Each software subject has been divided up into 5-10 minute videos allowing people to access the training quickly and easily: dispensing of the need for laborious manuals. The high quality sound and graphics makes them a joy to watch.

In this training video, host Tom Mavro-Michaelis discusses how to apply video filter effects to clips on the timeline in a sequence in Adobe Premiere Pro CS3. He covers the various effects in the effects folder.

Final Cut Pro 6 Level 3: Masks and Mattes




Talented Pixie is a unique production house producing excellent e-learning tutorials for the creative and education industry. Concentrating on Quark, Apple and Adobe products the company has produced over 400 tutorials and is continuing to develop more daily.
Each software subject has been divided up into 5-10 minute videos allowing people to access the training quickly and easily: dispensing of the need for laborious manuals. The high quality sound and graphics makes them a joy to watch.
In this training video, host Jerry Leer covers how to work with masks and mattes in Apple Final Cut Pro. One of the things you want to do with a clip is get rid of part of the image and one of the easiest ways to do this is to crop it. It doesn't always work, and another way to do it is to create a garbage matte and an image mask. he shows how to create these in this tutorial.


Mercedes-Benz Photography Competition 19 December 2008 - 23 January 2009

Senin, 29 Desember 2008


Kirimkan karya terbaik Anda dan jadi bagian dari Mercedes-Benz Fascination Week 2009.

Syarat dan ketentuan

Kategori peserta: Masyarakat Umum (Non Profesional)

Tema: Fascination
•Human Interest
•Landscape
•Beauty & Fashion

Kriteria Umum Penilaian:
Kesesuaian dengan tema, visualisasi & unsur teknis

Kriteria Pengiriman:
• Jumlah pengiriman foto tidak dibatasi dari masing-masing peserta
• Materi foto dikirim dalam bentuk print out dengan ukuran 10R dan soft copy dalam format JPEG minimal 3500 x 3500 pixels
• Kamera yang digunakan adalah digital camera, baik pocket maupun DSLR (tidak di perkenankan menggunakan camera handphone)
• Foto harus sesuai dengan tema yang telah ditentukan
• Hanya penyesuaian warna dan exposure yang diperbolehkan
• Foto harus orisinal dan belum pernah disertakan di kontes ataupun dipublikasikan
• Mercedes-Benz, Canon dan Prima Imaging mempunyai hak penuh untuk keperluan promosi atas semua foto yang diterima
• Sertakan judul foto, tema fascination yang dipilih, nama, fotkopi identitas diri dan alamat serta nomor telepon yang bisa dihubungi
• Keputusan juri mutlak tidak dapat diganggu gugat
• Kompetisi ini tidak berlaku bagi karyawan Mercedes-Benz Indonesia, Mercedes-Benz Dealer, Canon dan Prima Imaging.

Pengumuman 50 foto terbaik akan diumumkan di harian Kompas tanggal 7 Februari 2009

Pemenang akan mendapat produk-produk dari Mercedes-Benz, Canon dan Prima Imaging senilai:
Juara I Rp 25.000.000,-
Juara II Rp 15.000.000,-
Juara III Rp 10.000.000,-

Kirimkan materi lomba ke:
PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia
PO Box 2182 Jakarta 10001
Title: Mercedes-Benz Fascination Week Photography Contest

Foto diterima paling lambat tanggal 23 Januari 2009 (Cap Pos).
Untuk keterangan lebih lanjut

email: dina.anggraini@daimler.com.

Tahun baru

Minggu, 14 Desember 2008


TANGGAL TAHUN BARU

Kalender Romawi kuno menggunakan tanggal 1 Maret sebagai Hari Tahun Baru. Belakangan, orang Romawi Kuno menggunakan tanggal 1 Januari sebagai awal tahun yang baru. Pada Abad Pertengahan, kebanyakan negara-negara Eropa menggunakan tanggal 25 Maret, hari raya umat Kristen yang disebut Hari Kenaikan Tuhan, sebagai awal tahun yang baru. Hingga tahun 1600, kebanyakan negara-negara Barat telah menggunakan sistem penanggalan yang telah direvisi, yang disebut kalender Gregorian.

Kalender yang hingga kini digunakan itu menggunakan 1 Januari kembali sebagai Hari Tahun Baru. Inggris dan koloni-koloninya di Amerika Serikat ikut menggunakan sistem penanggalan tersebut pada tahun 1752. Kebanyakan orang memperingati tahun baru pada tanggal yang ditentukan oleh agama mereka. Tahun baru umat Yahudi, Rosh Hashanah, dirayakan pada bulan September atau awal Oktober. Umat Hindu merayakannya pada tanggal-tanggal tertentu. Umat Islam menggunakan sistem penanggalan yang terdiri dari 354 hari setiap tahunnya. Karena itu, tahun baru mereka jatuh pada tanggal yang berbeda-beda pada kalender Gregorian tiap tahunnya.


SEJARAH DAN CARA MERAYAKAN DI MASA LAMPAU

Kebanyakan orang di masa silam memulai tahun yang baru pada hari panen. Mereka melakukan kebiasaan-kebiasaan untuk meninggalkan masa lalu dan memurnikan dirinya untuk tahun yang baru. Orang Persia kuno mempersembahkan hadiah telur untuk Tahun Baru, sebagai lambang dari produktivitas. Orang Romawi kuno saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci. Belakangan, mereka saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa pintu dan semua permulaan. Bulan Januari mendapat nama dari dewa bermuka dua ini (satu muka menghadap ke depan dan yang satu lagi menghadap ke belakang). Orang-orang Romawi mempersembahkan hadiah kepada kaisar. Para kaisar lambat-laun mewajibkan hadiah-hadiah seperti itu. Para pendeta Keltik memberikan potongan dahan mistletoe, yang dianggap suci, kepada umat mereka. Orang-orang Keltik mengambil banyak kebiasaan tahun baru orang-orang Romawi, yang menduduki kepulauan Inggris pada tahun 43 Masehi.

Pada tahun 457 Masehi gereja Kristen melarang kebiasaan ini, bersama kebiasaan tahun baru lain yang dianggapnya merupakan kebiasaan kafir. Pada tahun 1200-an pemimpin-pemimpin Inggris mengikuti kebiasaan Romawi yang mewajibkan rakyat mereka memberikan hadiah tahun baru. Para suami di Inggris memberi uang kepada para istri mereka untuk membeli bros sederhana (pin). Kebiasaan ini hilang pada tahun 1800-an, namun istilah pin money, yang berarti sedikit uang jajan, tetap digunakan. Banyak orang-orang koloni di New England, Amerika, yang merayakan tahun baru dengan menembakkan senapan ke udara dan teriak, sementara yang lain mengikuti perayaan di gereja atau pesta terbuka.

PERAYAAN MODERN

Sekalipun tahun baru juga merupakan hari suci Kristiani, tahun baru sudah lama menjadi tradisi sekuler yang menjadikannya sebagai hari libur umum nasional untuk semua warga Amerika. Di Amerika Serikat, kebanyakan perayaan dilakukan malam sebelum tahun baru, pada tanggal 31 Desember, di mana orang-orang pergi ke pesta atau menonton program televisi dari Times Square di jantung kota New York, di mana banyak orang berkumpul. Pada saat lonceng tengah malam berbunyi, sirene dibunyikan, kembang api diledakkan dan orang-orang menerikkan "Selamat Tahun Baru" dan menyanyikan Auld Lang Syne.

Pada tanggal 1 Januari orang-orang Amerika mengunjungi sanak-saudara dan teman-teman atau nonton televisi: Parade Bunga Tournament of Roses sebelum lomba futbol Amerika Rose Bowl dilangsungkan di Kalifornia; atau Orange Bowl di Florida; Cotton Bowl di Texas; atau Sugar Bowl di Lousiana.

bagaimana dengan kalian????

apa arti tahun baru bagi kalian????

2,5 tahun dah mulai merokok. gawattttt!!!!

Sabtu, 29 November 2008


Gara-gara mencoba rokok milik kakeknya ketika berusia 2,5 tahun, Maulana, balita usia 4 tahun ini jadi ketagihan merokok. Warga Dusun Sonosari, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang ini sehari bisa menghabiskan tiga batang.

Tidak ada yang beda dengan penampilan Maulana, bocah lucu ini. Ia juga masih tetap bermain dengan teman sebayanya di rumah neneknya, Painah,48, yang berada di Jl Cokroaminoto RT 46/RW 08, Dusun Sonosari, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji.

Tapi yang membuatnya beda, Maulana, 4, sudah doyan merokok. Padahal biasanya merokok baru dilakukan oleh pria dewasa minimal usianya sudah 17 tahun ke atas. Ikhwal kesukaan merokok ternyata dari coba-coba rokok milik kakeknya, Kusyanto,55.



“Katanya waktu itu hanya mencoba. Tapi ternyata sampai sekarang. Kalau saya pribadi, kasihan melihatnya masih kecil sudah merokok. Saya ingin cucu saya bisa sembuh dari kebiasaan itu,” kata Painah, nenek yang mengasuh Maulana karena ibunya, Lastri, 35, sedang bekerja di PR Penamas, Pakisaji ketika ditemui di rumahnya, Rabu (26/11).

Karena sudah kecanduan merokok, gerak tubuh Maulana sudah seperti orang yang mahir merokok. Ini bisa dilihat bagaimana cara dia membawa pak rokok berikut korek di atasnya. Begitu juga cara menghidupkan rokok, cara mengisap rokok dan menghembuskannya.

Ia bahkan bisa menghembuskan rokok dari hidungnya dengan piawai. Sehingga orang dewasa yang melihat hanya bertanya-tanya, kok bisa ya? Bagaimana nanti kesehatannya? Menurut Painah, cucunya sudah pernah diperiksakan ke Puskesmas Pakisaji. Namun sejauh ini tidak ada gangguan apa-apa. Katanya, cucunya meski jika sudah merokok lagaknya seperti orang dewasa, namun kalau sudah datang malam hari dan hendak tidur, ia juga mencari dot susu miliknya.

Tiap malam, sebelum tidur, Maulana mengonsumsi salah satu merek susu terkenal. Tapi begitu bangun tidur, ia sudah mulai bermain dengan rokoknya. Setelah mandi dan makan, Maulana, bungsu dari tiga bersaudara ini sudah mulai menghidupkan rokoknya laiknya orang dewasa.

“Tapi kalau sudah asyik bermain, ia seharian bisa tidak merokok,” ungkap Painah. Ia berharap, ketika aktifitasnya mulai banyak, seperti ketika memasuki dunia sekolah (TK), cucunya tidak berpikiran lagi tentang merokok.

Lucunya, Maulana enggan mengkonsumsi rokok dari merek-merek yang beredar. Ia hanya doyan rokok putih merek BMW produksi PT Gandum, Malang. Jika persediaan rokoknya habis, ia biasanya membeli di toko tetangganya.

Maulana sendiri ketika ditanya bagaimana rasa rokok yang dihisapnya, ia hanya bilang enak. Ketika merokok di kamar salah satu kakaknya, satu tangannya membawa rokok, satu tangan lainnya mencandai seorang anak kecil tetanggannya. Ya, layaknya ia main seperti balita lainnya. Bedanya, ada rokok di tangannya.

Ditambahkan Painah, ia dan anggota keluarga lainnya sudah berusaha agar Maulana tidak merokok lagi dengan cara melarangnya. “Tapi ya itu. Dia pasti akan membanting semua barang yang ada di rumah. Sehingga ia bisa merokok lagi,” ungkapnya. Ayah kandung Maulana yaitu Suwarno, katanya, tidak mengetahui kelakuan anaknya karena sudah berpisah dengan ibu Maulana. Suwarno dikabarkan sudah menikah lagi dan tinggal di Wagir, Kabupaten Malang.

Sementara itu dr Susanto Adijono, Kepala Puskesmas Pakisaji mengatakan, meski secara fisik si anak tidak mengalami kelainan/keluhan apa-apa, namun kondisi ini sudah patut diwaspadai karena anak sudah memasuki fase kecanduan. “Apa yang dilakukan si anak juga tidak lepas dari kesalahan orang tua. Namanya anak, begitu mencoba ternyata tidak dilarang, ya akan terus,” kata dr Susanto ketika dihubungi terpisah.

Karena itu, orang tuanya harus segera mengalihkan aktifitas si anak pada kesibukan dan melakukan pengawasan agar tidak melakukan kebiasaan merokok lagi. Apalagi seperti dituturkan Painah, jika cucunya Maulana dilarang merokok justru marah-marah. Selain itu, ia berharap Maulana bisa diarahkan ke psikiater anak.

“Karena mungkin dia mengalami kondisi broken home namun tidak terlihat karena masih anak-anak,” ujarnya. Menurutnya, yang jelas dari aktifitas merokok sejak dini, dari sisi kesehatan sangat mengkhawatirkan karena bisa mengancam jantung, pembuluh darah dan parunya. “Kalau si anak tidak bisa dituturi (dinasihatinya), ya butuh pengawasan ketat orangtua,” pungkasnya.

lentera hati andy f noya

Jumat, 28 November 2008

sumber : duniaTV.blogspot.com


Mengapa Andy F. Noya Mengundurkan Diri Sebagai Pemred Metro TV?

Berikut adalah tulisan berjudul "Lentera Jiwa" yang saya terima di email saya :

Banyak yang bertanya mengapa saya mengundurkan diri sebagai pemimpin redaksi Metro TV. Memang sulit bagi saya untuk meyakinkan setiap orang yang bertanya bahwa saya keluar bukan karena ¡pecah kongs dengan Surya Paloh, bukan karena sedang marah atau bukan dalam situasi yang tidak menyenangkan. Mungkin terasa aneh pada posisi yang tinggi, dengan power yang luar biasa sebagai pimpinan sebuah stasiun televisi berita, tiba-tiba saya mengundurkan diri.

Dalam perjalanan hidup dan karir, dua kali saya mengambil keputusan sulit. Pertama, ketika saya tamat STM. Saya tidak mengambil peluang beasiswa ke IKIP Padang. Saya lebih memilih untuk melanjutkan ke Sekolah Tinggi Publisistik di Jakarta walau harus menanggung sendiri beban uang kuliah. Kedua, ya itu tadi, ketika saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Metro TV. Dalam satu seminar, Rhenald Khasali, penulis buku Change yang saya kagumi, sembari bergurau di depan ratusan hadirin mencoba menganalisa mengapa saya keluar dari Metro TV. Andy ibarat ikan di dalam kolam. Ikannya terus membesar sehingga kolamnya menjadi kekecilan. Ikan tersebut terpaksa harus mencari kolam yang lebih besar.


Saya tidak tahu apakah pandangan Rhenald benar. Tapi, jujur saja, sejak lama saya memang sudah ingin mengundurkan diri dari Metro TV. Persisnya ketika saya membaca sebuah buku kecil berjudul Who Move My Cheese. Bagi Anda yang belum baca, buku ini bercerita tentang dua kurcaci. Mereka hidup dalam sebuah labirin yang sarat dengan keju. Kurcaci yang satu selalu berpikiran suatu hari kelak keju di tempat mereka tinggal akan habis. Karena itu, dia selalu menjaga stamina dan kesadarannya agar jika keju di situ habis, dia dalam kondisi siap mencari keju di tempat lain. Sebaliknya, kurcaci yang kedua, begitu yakin sampai kiamat pun persediaan keju tidak akan pernah habis.Singkat cerita, suatu hari keju habis. Kurcaci pertama mengajak sahabatnya untuk meninggalkan tempat itu guna mencari keju di tempat lain. Sang sahabat menolak. Dia yakin keju itu hanya dipindahkan oleh seseorang dan nanti suatu hari pasti akan dikembalikan. Karena itu tidak perlu mencari keju di tempat lain. Dia sudah merasa nyaman. Maka dia memutuskan menunggu terus di tempat itu sampai suatu hari keju yang hilang akan kembali. Apa yang terjadi, kurcaci itu menunggu dan menunggu sampai kemudian mati kelaparan. Sedangkan kurcaci yang selalu siap tadi sudah menemukan labirin lain yang penuh keju. Bahkan jauh lebih banyak dibandingkan di tempat lama.Pesan moral buku sederhana itu jelas: jangan sekali-kali kita merasa nyaman di suatu tempat sehingga lupa mengembangkan diri guna menghadapi perubahan dan tantangan yang lebih besar. Mereka yang tidak mau berubah, dan merasa sudah nyaman di suatu posisi, biasanya akan mati digilas waktu.

Setelah membaca buku itu, entah mengapa ada dorongan luar biasa yang menghentak-hentak di dalam dada. Ada gairah yang luar biasa yang mendorong saya untuk keluar dari Metro TV. Keluar dari labirin yang selama ini membuat saya sangat nyaman karena setiap hari keju itu sudah tersedia di depan mata. Saya juga ingin mengikuti lentera jiwa saya. Memilih arah sesuai panggilan hati. Saya ingin berdiri sendiri. Maka ketika mendengar sebuah lagu berjudul Lentera Hati yang dinyanyikan Nugie, hati saya melonjak-lonjak. Selain syair dan pesan yang ingin disampaikan Nugie dalam lagunya itu sesuai dengan kata hati saya, sudah sejak lama saya ingin membagi kerisauan saya kepada banyak orang. Dalam perjalanan hidup saya, banyak saya jumpai orang-orang yang merasa tidak bahagia dengan pekerjaan mereka. Bahkan seorang kenalan saya, yang sudah menduduki posisi puncak di suatu perusahaan asuransi asing, mengaku tidak bahagia dengan pekerjaannya. Uang dan jabatan ternyata tidak membuatnya bahagia. Dia merasa lentera jiwanya ada di ajang pertunjukkan musik. Tetapi dia takut untuk melompat. Takut untuk memulai dari bawah. Dia merasa tidak siap jika kehidupan ekonominya yang sudah mapan berantakan. Maka dia menjalani sisa hidupnya dalam dilema itu. Dia tidak bahagia.Ketika diminta untuk menjadi pembicara di kampus-kampus, saya juga menemukan banyak mahasiswa yang tidak happy dengan jurusan yang mereka tekuni sekarang. Ada yang mengaku waktu itu belum tahu ingin menjadi apa, ada yang jujur bilang ikut-ikutan pacar (yang belakangan ternyata putus juga) atau ada yang karena solider pada teman. Tetapi yang paling banyak mengaku jurusan yang mereka tekuni sekarang -- dan membuat mereka tidak bahagia -- adalah karena mengikuti keinginan orangtua.

Dalam episode Lentera Jiwa (tayang Jumat 29 dan Minggu 31 Agustus 2008), kita dapat melihat orang-orang yang berani mengambil keputusan besar dalam hidup mereka. Ada Bara Patirajawane, anak diplomat dan lulusan Hubungan Internasional, yang pada satu titik mengambil keputusan drastis untuk berbelok arah dan menekuni dunia masak memasak. Dia memilih menjadi koki. Pekerjaan yang sangat dia sukai dan menghantarkannya sebagai salah satu pemandu acara masak-memasak di televisi dan kini memiliki restoran sendiri. Saya sangat bahagia dengan apa yang saya kerjakan saat ini, ujarnya. Padahal, orangtuanya menghendaki Bara mengikuti jejak sang ayah sebagai dpilomat.

Juga ada Wahyu Aditya yang sangat bahagia dengan pilihan hatinya untuk menggeluti bidang animasi. Bidang yang menghantarkannya mendapat beasiswa dari British Council. Kini Adit bahkan membuka sekolah animasi. Padahal, ayah dan ibunya lebih menghendaki anak tercinta mereka mengikuti jejak sang ayah sebagai dokter.

Simak juga bagaimana Gde Prama memutuskan meninggalkan posisi puncak sebuah perusahaan jamu dan jabatan komisaris di beberapa perusahaan. Konsultan manajemen dan penulis buku ini memilih tinggal di Bali dan bekerja untuk dirinya sendiri sebagai public speaker. Pertanyaan yang paling hakiki adalah apa yang kita cari dalam kehidupan yang singkat ini? Semua orang ingin bahagia. Tetapi banyak yang tidak tahu bagaimana cara mencapainya.

Karena itu, beruntunglah mereka yang saat ini bekerja di bidang yang dicintainya. Bidang yang membuat mereka begitu bersemangat, begitu gembira dalam menikmati hidup. Bagi saya, bekerja itu seperti rekreasi. Gembira terus. Nggak ada capeknya, ujar Yon Koeswoyo, salah satu personal Koes Plus, saat bertemu saya di kantor majalah Rolling Stone. Dalam usianya menjelang 68 tahun, Yon tampak penuh enerji. Dinamis. Tak heran jika malam itu, saat pementasan Earthfest2008, Yon mampu melantunkan sepuluh lagu tanpa henti. Sungguh luar biasa. Semua karena saya mencintai pekerjaan saya. Musik adalah dunia saya. Cinta saya. Hidup saya, katanya.Berbahagialah mereka yang menikmati pekerjaannya. Berbahagialah mereka yang sudah mencapai taraf bekerja adalah berekreasi. Sebab mereka sudah menemukan lentera jiwa mereka.


bikin film itu gampang

Membuat Film Dokumenter / Film Indie
sumber : http://myhobbyblogs.com/

Dalam membuat film dokumenter yang kita rekam harus berdasarakan fakta yang ada. Jadi film dokumenter adalah suata film yang mengandung fakta dan subjektivitas pembuatnya. Artinya apa yang kita rekam memang berdasarkan fakta yang ada, namun dalam penyajiannya kita juga memasukkan pemikiran-pemikiran kita.

Dalam membuat film dokumenter ada langkah-langkah dan kiat bagaimana film yang kita produksi disenangi oleh penonton dan tidak memakan biaya yang besar saat memproduksinya.. Langkah yang harus kita tempuh dalam membuat film dokumenter adalah pertama, menentukan ide. Ide dalam membuat film dokumenter tidaklah harus pergi jauh-jauh dan memusingkan karena ide ini bisa timbul dimana saja seperti di sekeliling kita, di pinggir jalan, dan kadang ide yang kita anggap biasa ini yang menjadi sebuah ide yang menarik dan bagus diproduksi. Jadi mulailah kita untuk bepfikir supaya peka terhadap kejadian yang terjadi.

Kedua, menuliskan film statement. Film statement yaitu penulisan ide yang sudah ke kertas, sebagai panduan kita dilapangan saat pengambilan Angel. Jadi pada langkah kedua ini kita harus menyelesaikan skenario film dan memperbanyak referensi sehingga film yang kita buat telah kita kuasai seluk-beluknya.

Ketiga, membuat treatment atau outline. Outline disebut juga script dalam bahasa teknisnya. Script adalah cerita rekaan tentang film yang kita buat. script juga suatu gambar kerja keseluruhan kita dalam memproduksi film, jadi kerja kita akan lebih terarah. Ada beberapa fungsi script. Pertama script adalah alat struktural dan organizing yang dapat dijadikan referensi dan guide bagi semua orang yang terlibat. Jadi, dengan script kamu dapat mengkomunikasikan ide film ke seluruh crew produksi. Oleh karena itu script harus jelas dan imajinatif. Kedua, script penting untuk kerja kameramen karena dengan membaca script kameramen akan menangkap mood peristiwa ataupun masalah teknis yang berhubungan dengan kerjanya kameramen. Ketiga, script juga menjadi dasar kerja bagian produksi, karena dengan membaca script dapat diketahui kebutuhan dan yang kita butuhkan untuk memproduksi film. Keempat, script juga menjadi guide bagi editor karena dengan script kita bisa memperlihatkan struktur flim kita yang kita buat. Kelima, dengan script kita akan tahu siapa saja yang akan kita wawancarai dan kita butuhkan sebagai narasumber.

Keempat, mencatat shooting. Dalam langkah keempat ini ada dua yang harus kita catat yaitu shooting list dan shooting schedule. Shooting list yaitu catatan yang berisi perkiraan apa saja gambar yang dibutuhkan untuk flim yang kita buat. jadi saat merekam kita tidak akan membuang pita kaset dengan gambar yang tidak bermanfaat untuk film kita. Sedangkan shooting schedule adalah mencatat atau merencanakan terlebih dahulu jadwal shooting yang akan kita lakukan dalam pembuatan film.

Kelima, editing script. Langkah kelima ini sangat penting dalam pembuatan film. Biasa orang menyebutnya dengan pasca produksi dan ada juga yang bilang film ini terjadinya di meja editor. Dalam melakukan pengeditan kita harus menyiapkan tiga hal adalah menbuat transkip wawancara, membuat logging gambar, dan membuat editing script. Dalam membuat transkipsi wawancara kita harus menuliskan secara mendetail dan terperinci data wawancara kita dengan subjek dengan jelas.

Membuat logging gambar ini maksudnya, membuat daftar gambar dari kaset hasil shuuting dengan detail, mencatat team code-nya serta di kaset berapa gambar itu ada. Terakhir ini merupakan tugas filmmaker yang membutuhkan kesabaran karena membuat editing scrip ini kita harus mempreview kembali hasil rekaman kita tadi ditelevisi supaya dapat melihat hasil gambar yang kita ambil tadi dengan jelas. Dengan begitu kita akan mebuat sebuah gabungan dari Outline atau cerita rekaan menjadi sebuah kenyataan yang dapat menjadi petunjuk bagi editor.


kolam ditengah jalan kota kendari

hari ini apessssss....  sore tadi sy lewat di jalan poros andonohu - lapulu ternyata sudah semakin parah malahan parah sekali
kalo teman2 sempat kesana, ditengah jalan terdapat lubang yng kira2 diameternya hampir 10m persegi... dsyat toh??... 
masyarakat disana juga semakin resah.. apalagi sy sebagai pengendara motor.. huuuuuu.... mana ujan, becek... banjir.... cape deeeeh... 
ada yg menarik perhatianku, disudut jalan ada plang yg terbuat dari triplex bertuliskan
"kami tidak butuh dibuatkan kolam" hehehe... betul juga. 
sy memilih jalan itu karena ku pikir sudah diperbaiki, karena perasaan sudah  beberapa bulan yang lalu sy melewati jalan itu... eh... bukannya sudah diperbaiki.. malah tambah lebar... 

kasihan sekali kotaku ini....... 



 
FaceBlog © Copyright 2009 daru | Blogger XML Coded And Designed by Edo Pranata